Ini merupakan kisah nestapa yang dialami oleh seorang wanita akibat seorang pria ceroboh. Bertakwalah kepada Allah dan janganlah engkau melenyapkan nyawa manusia. Demi Allah aku sangat terharu dengan kisah ini. Semoga Allah menjadikannya pelajaran bagi kita semua. Dan semoga Allah memberinya ganti dari sisi-Nya dengan kebaikan musim gugur yang tidak datang musim semi setelahnya.
Anak Temuan
Dr. Adil Al-Abd Al-Jabbar menuturkan:
Suatu ketika, seorang wanita berusia tiga puluh lima tahun menghubungiku via telepon.
Ia berkata kepadaku, "Sebelum aku memulai pembicaraan ini, berkenankah jika anda kuanggap sebagai saudaraku sendiri?".
"Iya," jawabku.
"Aku bersaksi kepada Allah bahwa aku akan bercerita kepadamu tanpa ada sesuatu pun yang aku tutupi." ujarnya.
Suatu ketika, seorang wanita berusia tiga puluh lima tahun menghubungiku via telepon.
Ia berkata kepadaku, "Sebelum aku memulai pembicaraan ini, berkenankah jika anda kuanggap sebagai saudaraku sendiri?".
"Iya," jawabku.
"Aku bersaksi kepada Allah bahwa aku akan bercerita kepadamu tanpa ada sesuatu pun yang aku tutupi." ujarnya.
Balas Dendam
Kukorbankan kuliah demi sebuah pernikahan, juga karena takut 'tertinggal kereta'. Ya, aku menikah, tetapi setelah itu, kulihat satu wajah yang berbeda pada pria yang kunikahi itu. Sebebnya, dan yang patut disayangkan, aku mau hidup bersamanya di rumah keluarga besarnya. Di rumah itu, aku sering diserang oleh ibunya dan saudara-saudara perempuannya yang belum menikah. Mereka
Hilangnya Sebuah Kehormatan
Wanita itu menuturkan:
Aku tidak ingin kalian menuliskan kisah tragisku ini dengan judul “Hilangnya Sebuah Kehormatan”, tapi tulislah dengan judul “Air Mata Penyesalan”. Sungguh, air mata demi air mata, menahan rasa sakit yang tiada henti. Juga penghinaan. Semua memandangku rendah,
Aku tidak ingin kalian menuliskan kisah tragisku ini dengan judul “Hilangnya Sebuah Kehormatan”, tapi tulislah dengan judul “Air Mata Penyesalan”. Sungguh, air mata demi air mata, menahan rasa sakit yang tiada henti. Juga penghinaan. Semua memandangku rendah,
Subscribe to:
Posts (Atom)