Dr. Adil Al-Abd Al-Jabbar menuturkan:
Suatu ketika, seorang wanita berusia tiga puluh lima tahun menghubungiku via telepon.
Ia berkata kepadaku, "Sebelum aku memulai pembicaraan ini, berkenankah jika anda kuanggap sebagai saudaraku sendiri?".
"Iya," jawabku.
"Aku bersaksi kepada Allah bahwa aku akan bercerita kepadamu tanpa ada sesuatu pun yang aku tutupi." ujarnya.
